Category Kesehatan

Yuk, Kenali Penyebab Terjadinya Kanker Ovarium. Wanita Harus Tahu!

058378900_1567421646-6-Tanda-Kanker-Ovarium-yang-Perlu-Wanita-Tahu-By-BlueRingMedia-Shutterstock.jpg

Sumber: Klikdokter.com

Penyakit kanker sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Ada banyak penyakit kanker yang bermunculan dengan tingkat resikonya masing-masing. Salah satu penyakit kanker yang sering dialami oleh wanita adalah kanker ovarium. Tahukah Anda, dilansir dari halaman klikdokter, bahwa kasus kanker ovarium diperkirakan mencapai 239.000 setiap tahunnya? Penyakit ini sulit terdeteksi pada stadium awal karena gejalanya hampir sama dengan penyakit yang lain. Meski begitu, jika penyakit ini ditangani sejak awal, penderita kanker ovarium berpeluang besar untuk sembuh bahkan memperpanjang usia kehidupannya. 

Apa, sih, kanker ovarium? Kanker ovarium merupakan kanker yang bersarang di area ovarium atau indung telur. Kanker ovarium bisa dibagi menjadi tiga jenis.

  1. Tumor Epitel

Di antara tiga jenis kanker ovarium, jenis kanker ini paling banyak ditemukan dengan persentase sebesar 75%. Tumor Epitel dibagi menjadi tiga subkategori, yaitu tumor jinak, tumor dengan potensi ganas, dan tumor ganas. Jika tumor bersifat jinak, maka tidak akan mengakibatkan masalah apa pun. Berbeda dengan tumor yang bersifat ganas  mengakibatkan potensi berkembangnya sel kanker dengan cepat. 

  1. Tumor Sel Germinal

Tumor jenis ini hanya berkisar 2% yang termasuk ke dalam golongan ini. Anehnya, tumor ini memiliki angka kesembuhan yang lebih tinggi. Ada 4 subtipe dari tumor sel germinal, yaitu koriokarsinoma, teratoma, dysgerminoma, dan tumor sinus endoderma. Paling banyak ditemukan adalah subtipe dysgerminoma di mana bisa terjadi pada wanita berusia 20-an.

  1. Tumor Stroma

Tumor Stroma adalah penyakit yang paling langka dengan kisaran 1%. Jenis kanker ini bisa terdeteksi di awal dan memiliki peluang besar untuk sembuh. Tumor stroma berkembang pada sel-sel ovarium di mana bertugas untuk memproduksi hormon. Jika seseorang terkena tumor ini, maka produksi hormon estrogen akan menjadi berlebihan. Penderita akan mengalami pendarahan di vagina seperti menstruasi, meskipun wanita tersebut sudah melewati menopause atau belum memasuki saat pubertas.

Kanker ovarium memiliki beberapa penyebab dilansir dari halaman Alodokter. Apa saja itu? Yuk, simak ulasannya!

  1. Menderita Obesitas

Seperti yang diketahui, obesitas adalah penyakit kegemukan yang sudah over atau melebihi batas. Resiko penderita obesitas adalah dapat memunculkan penyakit kanker. Bukan tidak mungkin, jika penyebab kanker ovarium adalah obesitas.

  1. Memiliki Anggota Keluarga Dengan Riwayat Kanker Ovarium

Salah satu penyebab utama terjadinya kanker ovarium adalah adanya anggota keluarga dengan riwayat penyakit tersebut. Tentu Anda pernah mendengar, bahwa penyakit jantung, darah tinggi, darah manis bisa terjadi karena factor keturunan. Sama halnya dengan kanker ovarium. Nah, untuk Anda yang memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker ovarium, bisa konsultasikan ke dokter agar tidak menurun. 

  1. Menderita Sindrom Lynch

Sindrom Lynch adalah penyakit bawaan atau turunan. Sindrom ini bisa memicu dan berpotensi pada kanker usus besar dan kanker lainnya, termasuk kanker ovarium. Jika Anda memiliki sindrom ini, hal itu bisa menjadi penyebab terjadinya kanker ovarium.

Selain penyebab di atas, masih ada lagi penyebab terjadinya kanker ovarium, seperti pernah menjalani radioterapi, berusia di atas 50 tahun, pernah menderita endometriosis, dan merokok. Secara umum, kanker terjadi karena adanya perubahan gen pada tubuh seseorang sehingga menyebabkan sel-sel normal berkembang menjadi sel kanker. Sel-sel tersebut akan menduplikasi diri dan menjadi tumor. Seperti itulah penyebab terjadiya kanker ovarium.

Sumber referensi: Halodoc.

Read More